The Final Day
Hari terakhir UAS..
Entah gimana nyikapinnya, senangkah? Sedihkah? Semangatkah? Atau biasa aja? Mungkin bagi gue yang paling tepat hampir tidak ada perasaan senang, sisanya hanya perasaan cemas akan nilai ujian yang gue rasa sama sekali ga maksimal, perasaan kesal akan kemampuan diri sendiri yang menurut gue jauh dibawah kemampuan diri gue selama ini, dan perasaan lelah akan rutinitas kuliah yang belum memberikan dampak perubahan dalam diri gue.
Salah gue kah? Sekarang ini kalau liat salah siapa, bukan lagi konteks yang bisa membuat satu dampak positif dalam kehidupan gue selanjutnya.
Terus kenapa gue bisa begini? Bukan cuma pertanyaan tentang ‘kenapa’ yang selalu terlintas di pikiran gue. ‘Apa’ yang bisa bikin gue begini, ‘Kapan’ gue mulai seperti ini dan ‘Bagaimana’ bisa semua jadi begini’. Semakin besar keinginan gue menjawab semua pertanyaan ini, semakin sadar gue kalo ini memang bagian proses menjalani hidup, khususnya bagi gue, hidup seorang mahasiswa.
Hidup itu kadang di bawah kadang di atas. Memang itu kata-kata umum yang banyak orang katakan mengenai banyak hal yang dialami oleh seseorang. Kalau beruntung, yaa pasti bilang, hidup itu kadang di atas. Tapi yang paling keliatan kalau seseorang lagi sulit, kepepet, atau lagi suram. Memang hidup itu penuh cobaan. Kalau semua hal akhir-akhir ini gue anggap sebagai cobaan, gue juga mikir kenapa cobaan itu datangnya sekarang? Kenapa ga nanti aja? Atau ga kemarin-kemarin aja? Toh pada akhirnya seseorang diberi cobaan bukan untuk dikeluhkan, tapi untuk dicari jalan keluarnya.
Mungkin setiap cobaan ada alasannya. Dan susah-susah gampang bagi seseorang menemukan alasan dari tiap cobaan. Dan gue pun masih merasa, ga gampang melihat sebuah kekurangan dari diri kita sendiri. Itulah kenapa awalnya gue ga merasa ada yang salah dengan semuanya. Ga ada yang salah dengan diri gue, ga ada yang kurang dengan diri gue. Pada akhirnya setelah gue melewati ini semua, satu per satu kekurangan diri gue muncul. Dan karena alasan itu masa sulit datang, karena kita butuh perbaikan.
Tak selamanya kita ini hidup abadi karena hal yang abadi diantara kita hanyalah perubahan. Mudah-mudahan ini jadi bahan gue berkaca diri dan bisa menjadi lebih baik lagi. Amin..
Sekarang hari terakhir UAS, dan malam ini malam kesekian kalinya gue begadang buat belajar. Semoga hari ini jadi penutup yang baik di semester 3 tahun ini.